Tampilkan postingan dengan label People Close to Me - Herman and family. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label People Close to Me - Herman and family. Tampilkan semua postingan

09 April, 2009




How do people
make it through life

without a SIBLING?





(standing left-right) Deki & Herman
(sitting left-right) Lily & Yelly



When I count my blessings,
I see that one of the greatest is
to have three siblings-in-law,
my husband's three wonderful siblings.

They are my witnesses
who see me at my worst and best
and love me anyway,
the same thing I am theirs
and I do them.

I've been lacking
my biological sibling's love for a long time,
been missing and missing
having him back to my life,
but that never happens.

I accept the fact if that thing happens
because of our past karma.

But at the time I lost my brother's love,
my good karma brought me bundles of love
coming from the wonderful siblings
of my husband.

As time goes by, I could feel them
more like my OWN siblings
and not siblings-in-law




28 Maret, 2009




Kue Moci
(Japanese Rice Cake)



Mom and Nila
offering you some Taiwanese Mochis


Kalau mendengar nama moci tentunya kita teringat akan kue moci Sukabumi atau bahkan moci-nya Doraemon...

Kue mungil yang dibuat oleh orang Jepang ini pada dasarnya mirip "Klepon" atau "Kue Bugis" karena memang bahan dasarnya adalah tepung ketan. Hanya saja Moci Jepang atau Taiwan dibuat lebih bervariasi, baik bentuk, warna dan isi (filling).

Mengingat sejarah Taiwan yang pernah dijajah Jepang, Moci menjadi penganan yang masih tetap populer di pulau kecil yang juga disebut pulau Formosa ini (lihat foto, itu moci Taiwan)

Saya perhatikan, di Jepang kue moci bisa beragam ukurannya, bahkan ada yang sampai sebesar kue serabi kita. Tapi di Taiwan, saya melihat moci rata-rata hanya kecil saja, dan paling besar sebesar bola bekel... hehehe... Permukaan moci juga berbagai macam, sama seperti di Jepang, bukan hanya berbalut tepung tapi ada yang berbalut kacang, kelapa sangan yang diberi aroma dan warna, atau juga wijen putih maupun hitam. Aromanya pun demikian bervariasi, menjadikan moci kue yang super populer bagi semua golongan, besar-kecil, tua-muda, pria-wanita, tidak pernah "ketinggalan jaman", tetap disukai dan dikonsumsi baik oleh orang tradisional maupun yang modern.

Menarik sekali! Begitu menariknya, indah dan imutnya kue-kue moci mungil itu hingga seringkali saya tidak tega memakannya karena kecantikan dan kemolekannya akan segera lumat di mulut, tanpa bentuk... !!

Pada saat tahun baru, orang Jepang menjadikan hari itu meriah dengan perayaan kue moci. Mereka membuat dekorasi moci yang disebut Kagami Mochi.
Bahkan ada upacara tradisional kue moci yang disebut mochitsuki.

Begitu populernya moci, baik di Jepang maupun di Taiwan, es krim pun dibuat sebagai filling (isi/unti) moci !! Di Jepang, kue moci berisi es krim ini dibuat oleh konglomerat LOTTE.

Saya dengar, selain di Taiwan, moci juga sangat populer di Hawaii. Mungkin karena latar belakang Hawaii yang juga pernah menjadi tempat para imigran Jepang. Dari situlah mungkin kuliner Jepang termasuk moci ini menjadi amat dikenal bahkan dikembangkan oleh penduduk Hawaii.
Resep di bawah ini adalah resep pemberian seorang netfriend Jepang saya:


Kue Mochi Jepang

Bahan Biang:
1 sdm tepung sagu
2 sdm air
Aduk di atas api sampai mengental

Bahan kulit:
200 gr tepung ketan (sebaiknya yang baru ditumbuk)
175 ml air
garam sesuai selera

Rebus:
75 gr gula pasir campur yang dicampur dengan 25 ml air dan bubuhi sedikit vanili.

Bahan isi/filling:
100 gr kacang tanah, sangan
Gula putih atau gula merah, sesuai selera
Garam, sesuai selera

Bahan taburan:
(Pilihan bisa bermacam-macam, sesuai selera. Bisa:
1. Tepung tapioka
2. Biji wijen yang telah disangan, atau
3. Kacang tanah yang sudah disangan lalu ditumbuk kasar
4. dll, sesuai selera

Cara membuat:

Kulit:
1. Campur bahan biang ke dalam tepung ketan. Masukkan pula garam. Aduk rata.

2. Tuangi adonan dengan air dan air gula bergantian, sedikit-sedikit sambil diuleni dnegan tangan.

3. Uleni terus hingga adonan kalis di tangan dan dapat dibentuk.

4. Adonan dibagi dua atau tiga sesuai selera. Yang satu biarkan putih, yang lain beri warna.

5. Ambil adonan sebanyak yang diinginkan untuk besar kue. Pipihkan, lalu isi dengan bahan isi. Tutup kembali dan bentuk bulat. Kerjakan hingga adonan putih dan warna lain habis.

6. Rebus air hingga mendidih. Masukkan bulatan-bulatan adonan dan biarkan mengapung. Angkat lalu celupkan ke dalam air dingin matang. Angkat dan tiriskan. Gulingkan ke dalam tepung tapioka atau pilihan taburan lainnya.

Hidangkan moci dengan teh atau kopi hangat.



23 Maret, 2009




Two Little Stars
Heru & Hery




Kata mamie,
ketika duduk di bangku SD,
kalian berdua suka memanfaatkan
profil kembarmu untuk mengelabui
ibu guru:

Heru menjadi Hery
Hery menjadi Heru

membuat ibu guru terkecoh...

:D

You're smart!!






Your first visit, Irma





When you were a little girl:
so, so shy

Now you're a young lady:
friendly and welcoming

Thanks for being you!






That's what Good Friends are for!





Diana kecil: "Aku punya Chiki.
Wirya punya apa?"


Wirya: "Apa ya?
Coba, Diana tahu engga, ini apa?"


Diana: "Coklat, kali"


Wirya: "Iya kali,
kita tuker-tukeran yuuuu"


Diana: "Ayuuuuuuu"


:D

Diana memang saudara
dan teman yang baik

:D

19 Februari, 2009



Foto Jadul




Masih ingat tanggal, bulan dan tahun berapa ini ya?

Yang jelas,
ini waktu kalian jadi bride's maids
buat Oo Yelly

You all looked cute but "ketus" !!

Hehehehe





18 Desember, 2008



Lovely loving sisters



What does a sister mean?

A sister means someone you quarrel with so a lot
but miss when the other is not home

A sister is someone you compete with
in taking their mom's heart and love

A sister means someone who easily shouts at you
but that you easily forgive

A sister is someone you first seek
when you do not find someone
on your arriving home

A sister is someone you will always love
in spite of differences, jealousy and quarrels



17 Desember, 2008



You have great siblings, papa

*
*
*



Kita baru bisa mengerti

betapa berharganya seorang saudara kandung
setelah kita tidak punya kesempatan
untuk memilikinya



Melihat foto-foto ini (my hubby's siblings),
terus terang saya amat sangat iri hati.....!
Sorry ya, pake ngiri-ngirian....

Gimana engga ngiri sih,
saya engga pernah kumpul bersama
satu-satunya kaka kandung saya
yang walaupun dekat di mata, tapi jauh di hati

:((



Tapi saya malah sangat beruntung,
punya banyak kakak-adik ipar
yang kesemuanya baik hati, penuh perhatian
kepada setiap anggota keluarga saya.


That is why, every sibling of my husband's
is so precious to me.







Gembira,

aman, tenteram,
bersama orang-orang terkasih


Yelly, Herman, Nila, Grandma

Melindungi dan menjaga ema


Nila



She is always very sweet,
with lots to share,
with helping hands,
all done
making us feel so loved!!



What a blessing to have you!

@----->---------------


Nila ~ Connie


Tiada hari membosankan
denganmu


Herman

Saya tidak pernah merasakannya seperti kakak ipar,
tapi sebagai kakak, bahkan seperti orangtua sendiri
yang banyak memberi nasehat,
saran, dukungan, hiburan
yang bahkan tidak pernah saya dapatkan dari
kakak biologis sendiri...!!

Setiap saat keluarga saya membutuhkan
kehadirannya, ia selalu ada.
Dan selalu dengan senyumannya yang khas,
ia datang dengan tangan terbuka,
memberi seluruh waktunya yang sangat berharga
FREELY!
untuk mendampingi kami

He is never too early nor too late!

***


Ema bilang, Irma itu "ngangenin",
bikin rindu gitu lho!!
Apalagi jarang kumpul..



"Ema suka kangen sama kehangatan Diana",
begitu yang sering ema bilang.



Irma, Diana, ema.
Kata ema,
"Mumpung Irma sama Diana
belum pada kawin,
masih bisa kumpul atau pergi
bersama-sama"
Hehehehe


grandma, safe with you


happy us!



Ananta, Irma


Connie, Diana



Hampir selalu keliru,
ini Heru apa Hery?
Maklum, sudah dasarnya encim ga cerdas...
aging pula!! Jadi deh!!
Heru atau Hery, sama aja,
kalau kalian ada di tengah-tengah keluarga kami,
rasanya amat menyenangkan!



blessed family


16 Desember, 2008

Nieces and Nephews - Irma, Diana, Heru, Hery



My Favourite Nieces
and Nephews,


I don't have much to offer to you, but

When you need a shoulder to cry on,
I have one.

When you need a handkerchief to wipe your tears,
I have one.

When you need an ear to listen to you,
I have one.

When you need a hand to hold,
I have one

When you need a big, big hug,
I have one

and when you need a friend
to keep you company
You have one
*
*
*

Wonderful niece - Irma





It's such a lot of fun to sit by your side
seeing you smile, listening to your laughter,
your jokes, your stories, exciting experience..
just anything...!
Your words reflect a genuine brilliance.
Your treating others shows the frank and honest YOU!
I know you hate to pretend just to please others.

I don't have to say any words
to show anyone who and what
you have been to me.

Just one little word: YOU!

Happy moments with Irma and Woody
Japan Universal Studio

***

Darling niece - Diana





Who is the first to give hugs and kisses
when we happen to see each other?

Who is the early bird
to read and reply my emails?

Who is the one who always talks
in such a sweet, lovely way?

Who is the one who rushes in
to give my family and me the warmest "hello"?

Who else..... but YOU!

Fun with Diana and Bert,
Japan Universal Studio

***

Shy Twin Nephews -
Heru and Hery



I treasure every little time I have shared with you

even if there has been
no verbal communication between us, at all

You both are like Two Little Stars
whose shy smiles always make me like
to catch and put in my heart
so this will help me feel
you close to me.


*
*
*

I am always looking forward
to going out with all of you again, guys!




19 November, 2008

You come when I need you


Koko Herman dan Cici Nila






Siapa yang selalu siap datang membantu saya dan keluarga setiap kali kami membutuhkan seseorang yang penuh kasih sayang dan perhatian?

Siapa yang selalu siap memberikan kata-kata menghibur dan nasehat yang menyejukkan ketika saya merasa terpuruk?

Siapa yang selalu membesarkan hati ketika saya sudah merasa diujung dan tidak menemukan jalan lagi?

Siapa yang membuat orangtua saya (ide) merasa senang, tenang, aman dan nyaman saat beliau memerlukan teman bicara, atau pergi mengunjungi tempat-tempat yang ingin dilihatnya?

Siapa lagi kalau bukan Cici dan Koko?

Setiap hari yang berlalu, betapapun panasnya, atau malam dengan gelapnya, terasa melegakan, bila saya ingat "saya masih punya kalian berdua!!" Bukan cuma kalian berdua, tapi Kalian Sekeluarga!

Sebenarnya saya merasa kalian bukan hanya sebagai cici dan koko, tetapi sudah seperti orangtua sendiri, tempat saya bercerita, berkeluhkesah, bertanya, dan mengeluarkan segala detail yang tidak mungkin saya "share" dengan yang lain, bahkan dengan saudara biologis sendiri....



Terimakasih, kalian sudah membuat saya merasa "I'm not alone".

You listen when I need to talk, and you talk when I need to listen.....

*****************************