Tampilkan postingan dengan label Photos: China - Shanghai. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Photos: China - Shanghai. Tampilkan semua postingan

21 Desember, 2008


Yuyuan Garden
, Shanghai
yang sangat indah



Yuyuan Garden adalah taman klasik yang amat populer di Anren Jie, Shanghai. Selesai dibangun tahun 1577 oleh seorang pejabat pemerintah Dinasti Ming (1368-1644) yang bernama Pan Yunduan.



Yu dalam bahasa Tionghoa artinya menyenangkan atau memuaskan, dan taman ini khusus dibuat untuk orangtua Pan agar mereka bisa menikmati ketenangan dan kebehagiaan di usia lanjutnya.




Selama 400 tahun keberadaannya, Yuyuan Garden telah mengalami banyak perubahan.






Selama pemerintahan dinasti Ming yang terakhir, taman ini sangat terbengkalai dan rusak seiring dengan jatuhnya kejayaan keluarga Pan. Tahun 1760, beberapa pedagang kaya membeli Yuyuan Garden tersebut dan membutuhkan waktu lebih dari 20 tahun untuk memperbaikinya kembali.



Selama Perang Candu pada abad ke 19, Yuyuan Garden rusak berat. Yuyuan Garden yang sekarang ada adalah hasil proyek restorasi tahun 1956 yang berlangsung selama 5 tahun. Taman ini terbuka bagi publik tahun 1961, bulan September.



Taman Bagian Dalam sebelumnya merupakan taman yang terpisah yang didirikan tahun 1709, tetapi sekarang menjadi salah satu bagian dari Yuyuan Garden bagian selatan. Taman Bagian Dalam sangatlah istimewa karena adanya karang, paviliun, kolam hias, serta dinding-dinding berbunga yang menawarkan pemandangan paling menarik di Yuyuan Garden ini.




Jason, guide kami yang berasal dari Shanghai ini menjelaskan detil-detil yang menarik dalam bahasa Inggris yang amat lancar. Usianya sebaya dengan Ananta, dan mengetahui usianya yang sebaya, Jason berusaha mendekatkan diri pada anak saya yang (waktu itu) masih sangat pendiam (sekarang... banyak ngomong...), dan Ananta lebih banyak senyum serta menjawab apa adanya saja...



Saya kagum dengan anak-anak muda China yang menjadi guide... Kelihatannya sebagian besar dari mereka, menjadi guide adalah karena kecintaannya pada profesi tersebut. Dan mereka benar-benar belajar!




****

shanghai


Orient Pearl TV Tower,
Shanghai



Terletak di Pudong Park, Lujiazui, tower ini terletak bersebelahan dengan sungai Huang Pu dan Shanghai Bund, dikelilingi oleh jembatan Yang Pu sebelah utara dan jembatan Nan Pu di bagian selatannya, membuat pemandangan tampak seperti naga kembar yang sedang bermain dengan mutiara-mutiara pada Pearl Tower itu.




Tinggi Orient Pearl TV Tower dengan tinggi 468 meter, tercatat tertinggi di dunia, melebihi tinggi tower-tower TV dan radio yang ada di Toronto, Canada dan Moskow, Rusia. Tetapi keunikan dan masyurnya tower ini bukan semata-mata karena tingginya tetapi karena desain arsitekturnya.

Berseberangan dengan area tersebut adalah Shanghai Bund, atau lebih dikenal dengan nama Zhongshan Road, sebuah simbol kota Shanghai selama ratusan tahun. Ada 52 bangunan dengan beragam gaya arsitektur Eropa, mulai dari gaya arsitektur Gothic, Baroque, Romanesque, klasik dan renaisanse. Kesemuanya menghadap ke sungai Huang Pu ini





Turis banyak yang menikmati udara dan matahari disini sambil melihat-lihat aktifitas sepanjang sungai.



Nan Jing Rd.
Pusat belanja terbesar, tersibuk
di Shanghai

Karena engga belanja, jadi ga tahu
apakah harga-harga di sini lebih murah
atau lebih mahal daripada
di Jakarta





Jade Buddha Temple,
Shanghai


Objek wisata yang sebenarnya adalah vihara Chinese ini paling banyak dikunjungi turis yang berasal dari seluruh penjuru dunia. Lokasinya agak jauh dari pelataran parkir bus wisata, jadi mesti jalan banyak!



Pohon-pohon dan toro berhiaskan pita ini bukan untuk tampil manis, tapi pita itu berisi harapan atau doa dari para pengunjung. Mereka berharap, harapan dan doanya terkabul kalau bersembahyang disini! :)



Banyak sekali anak-anak muda yang menjadi guide, di samping yang berbahasa Inggris, termasuk juga di antaranya adalah mereka yang berbahasa Jerman dan Spanyol serta Jepang.




Di dalam pikiran saya, yang namanya Jade (batu giok atau kumala) ini selalu berwarna hijau. Tahunya, patung Buddha yang batu gioknya berasal dari Burma ini justru berwarna putih pada abad ke 19. Giok Putih ternyata bagus sekali!

Ada 2 buah Buddha Rupang Sakyamuni ini, yang duduk tersenyum, dan yang "reclining" seperti gambar di bawah ini. Di area yang sangat dijaga ketat ini, tidak diperkenankan memotret atau shooting video. Maka itu saya beli postcardnya aja deh buat diingat-ingat... :0)


p.c

Good to see!