Tampilkan postingan dengan label Photos: Japan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Photos: Japan. Tampilkan semua postingan

09 Januari, 2009



Heian Shrine,
Kyoto


Saat kami berkunjung,
sedang berlangsung Jidai Matsuri

(Festival Jidai atau Festival of Eras)


Pada gerbang masuk terdapat Torii berwarna merah yang konon terbesar di Jepang. Sedangkan bangunan kuil (shaden) menyerupai Kyoto Imperial Palace.

Kyoto adalah ibukota Jepang sebelum kemudian dipindahkan ke Tokyo (1868).

Jidai Matsuri sendiri diadakan sebagai peringatan Kyoto yang pernah menjadi ibukota. Yang hadir berpartisipasi dalam peristiwa itu biasanya memakai kostum atau pakaian yang pada saat itu populer.

Sayangnya, ketika kami datang, terlalu padat orang yang berkunjung, jadi tidak terlalu banyak hal yang bisa kami rekam/foto.



Ga' ketinggalan,
foodstall yang rapi
dan bersih,
menawarkan berbagai jenis
makanan khas Jepang.
Ada yang asin, manis, mungil, indah!
Kue-kue Jepang yang cantik
membuat saya tidak "tega" memakannya!





08 Januari, 2009



YUKATA




Yukata sebenarnya adalah Kimono tidur, bukan kimono untuk bepergian. Bahannya, motifnya, warna dan jahitannya, biasanya sederhana saja, tidak seperti komono untuk bepergian yang biasanya memiliki design yang kompleks, lebih indah dan warna-warni.



15 Desember, 2008

Tokyo


Dengan Mariko

Wanita Jepang selalu tampil okay banget,
seperti Mariko ini.
Dandanan wajah dan pakaiannya
benar-benar diperhatikan,
padahal cuma mau ketemu kami di
lobby hotel, Tokyo,
tapi layaknya bagi dia
pertemuan itu resmi!
:)

Yamaguchi Resort Hotel

Ananta in Yukata

Sepertinya..kamu salah
pegang cangkir tehnya deh..
Hehehe

Osaka

Celebrations!
My Japanese email friends we met in Osaka.
From the left (back row, standing):
Hiroshi, Deki, me, Yoko
From the left (front row, sitting):
Mom, Toyoko, Tomoko, daughter of Kiyomi, Kiyomi

Don't know when I can see them again

06 November, 2008

Kiyomizu Dera Temple, Kyoto


Kiyomizu Dera Temple,
Kyoto




Jepang sepertinya pantas kalau disebut Negara Beribu Kuil... Salah satu kuil yang amat terkenal di Kyoto yang sempat kami kunjungi adalah Kiyomizu Dera (Air Bening). Saya menjadi mudah mengingat artinya karena teman email saya di Osaka namanya Kiyomi yang katanya berarti Bening..

Ketika turun di stasiun Kyoto, saya sempat melihat 3 orang Maiko lengkap dengan dandanan khasnya dan dnegan kimononya yang indah. Sayang mereka jalan begitu cepat sehingga saya tidak sempat memotretnya!

Kembali ke Kiyomizu Dera Temple.
Mulai dijadikan warisan dunia (Unesco) Desember 1994, Kiyomizu Dera Temple adalah kuil Buddha sekte Hosso yang dibangun oleh Enchin, seorang bhiksu, tahun 778, untuk menghormati Dewi Welas Asih Kwan Yin yang di dalam bahasa Jepang disebut Kannon Bosatsu.


Menurut legenda, Enchin bermimpi tentang mata air bening di Sungai Yodo. Lalu ia mencari dan mencari sumber mata air itu. Dalam pencahariannya, ia berjumpa dnegan seorang petapa bernama Gyoei. Ia seorang pendeta tua yang menjalankan pertapaan. Kemudian ia memberikan Enchin selembar kayu yang didalamnya terdapat roh Kwan Yin (Kannon Bosatsu)


Kayu ini kemudian diukir gambar Kwan Yin. Setelah jadi, Enchin menjadikannya sebagai tempat pemujaan yang diletakkan di dalam sebuah gubuk kecil. Inilah asal mula Kiyomizu Dera.

Legenda mengisahkan bahwa petapa itu menghilang tapi kemudian Enchin menemukan sandal sang petapa di puncak gunung. Dia menyadari bahwa petapa itu adalah manifestasi Kwan Yin sendiri.

Kuil yang kemudian hancur ini mengalami perbaikan berkali-kali pada abad 12.


Surprised juga lihat Bhikkhu
yang baca Paritta sambil bawa bowl dan tongkat
sehingga terkesan seperti sedang "mengemis"
:(



Tomoko sedang berdoa
kepada siapa ya?
Mungkin kepada Kannon Bosatsu
atau dewa lain.



Lupa namanya dalam bahasa Jepang,
tapi katanya batu ini namanya
"Batu Cinta" lho!!


Irma & Tomoko
lagi minum "air bertuah" ya?
~Iya deh, semoga air ini membawa berkah~



Nana among the tourists.

Memasuki musim gugur ternyata bagus juga
pepohonannya yang mulai berubah warna!



Oktober dingin,
di kaki Fuji~san

Kalau dilihat dari dekat,
Gunung Fuji engga seindah dilihat dari jauh!



Kata turis dari Nepal:
"Bagusan juga gunung Himalaya!
Gunungnya bener-bener ber-es abadi!
Jauh-jauh aku datang ke Jepang
cuma buat lihat gunung begini!"
(Hehehe, ngomel deh dia!)


Gede banget sandal jepitnya!
Kalo ga salah, ini shrine buat pemeluk agama Sinto


Pada kedinginan di kaki Fuji-san ya?
Tapi masih bisa senyum, berarti ga' apa-apa!
Venny - ide - myself - Diana - Ananta




Japan Disney Land

Osaka


Pas menjelang Halloween
Diana menyempatkan diri
foto dengan labu hantu... :)



Hi Mickey, Hi Minnie



Hello dear Ariel



And you're so cute, Alice